Jumat, 02 Agustus 2013

Tes SQ (Spiritual Quotient)


Tes SQ (Spiritual Quotient)



 

1. Ketika saya melihat hidup saya saya merasa: 
a) Benar-benar puas dan ingin semuanya tetap seperti apa adanya 
b) Hidupku berantakan dan itu adalah orangtua / pasangan / bos salahku 
c) Tidak ada yang saya atau orang lain bisa lakukan tentang hal itu 
d) Saya ingin menciptakan kehidupan yang saya pilih

2. Kebahagiaan adalah: 

a) Bagaimana pasangan saya / kekasih dan aku bersama hari ini 
b) Ketika pikiran saya tenang 
c) penunjukan saya dalam organisasi saya dan gaji saya cek 
d) Sebuah fungsi mengendalikan orang lain

3. Ketika menghadapi situasi yang menantang, saya akan... 
a) Hadapilah dengan pikiran terbuka 
b) Pasanglah senyuman di wajah saya 
c) Hidupkan dan jalankan 
d) Berpura-pura itu tidak terjadi dan berharap ia akan pergi 

4. Saya melihat perubahan sebagai: 
a) masalah dan tidak dapat dihindari 
b) Sebuah kesempatan untuk pertumbuhan 
c) Ancaman 
d) penghilang keakrab-an 
5. Ketika hal-hal tidak berjalan seperti yang saya inginkan, saya akan.. 
a) Coba untuk memaksa sekitar 
b) Ungkapkan pikiran saya dan mengeluh 
c) Berpura-pura itu tidak terjadi 
d) Menangani situasi yang dihadapi

6. Ketika saya merasa tidak aman,saya akan... 
a) Sembunyi di tempat yang aman 
b) Beranggapan bahwa itu hanya perasaanku saja. 
c) Panik dan khawatir 
d) Berdiri untuk menjadi bahagia 
 
8.
Saya melihat orang lain sebagai...

 a) Musuh 
b) Pisahkan dari saya
 c) Berbeda dari saya 
d) Seperti saya 

9. Ketika saya merasa lepas kendali,saya akan. .. 
a) Menyerahkan kepada tuhan.
 b) Berusaha lebih keras 
c) Menahan diri 
d) Menyerah 

10. Ketika saya menginginkan cinta, saya akan.. 
a) Mencari pasangan hidup 
b) Melakukan apapun untuk mendapatkannya 
c) Menyalahkan diri sendiri karena tidak pernah mendapatkan itu 
d) Mencintai orang yang mencintaiku.

Sekarang Cocokkan Jawaban anda dengan hasil di bawah ini : 
1. a) 3 (b) 1 (c) 2 (d) 4 
2. a) 3 (b) 4 (c) 2 (d) 1  
3. a) 4 (b) 3 (c) 1 (d) 2 
4. a) 3 (b) 4 (c) 1 (d) 2 
5. a) 3 (b) 2 (c) 1 (d) 4 
6. a) 2 (b) 4 (c) 1 (d) 3
 7. a) 1 (b) 2 (c) 3 (d) 4 
8. a) 1 (b) 2 (c) 3 (d) 4 
9. a) 4 (b) 3 (c) 1 (d) 2 
10. a) 3 (b) 2 (c) 1 (d) 4
Tambahkan hasil jawaban dari pertanyaan yang sudah dijawab.

Hasil :
35-40: Anda ahli dalam rohani yang bertindak dengan kecerdasan spiritual, melalui sensitivitas, kasih sayang, dan pengertian.
 


25-35: Anda adalah seorang pencari dan berjuang untuk keseimbangan dalam tubuh, pikiran, dan jiwa. 

25 Keputusan Anda tampaknya didorong oleh ego, daripada rasa spiritual. 

Tes EQ (Emotional Quotients)

Tes EQ (Emotional Quotients)

Aturan Sebelum Memulai test
Siapkan catatan untuk menyimpan jawaban dari setiap pertanyaan.
1. Dalam perjalanan, bus Kamu tiba-tiba mogok. Kemudian tiba-tiba jalan lagi walau goyang-goyang sana-sini. Kamu akan :
a. Tetep dengerin Walkman atau melihat pemandangan yang indah dan cuek terhadap itu.
b. Waspada banget akan kemungkinan kecelakaan. Beri perhatian lebih kepada perilaku pengemudi dan memberi tahu laennya betapa kuatirnya dikau.
c. Dua-duanya ( a dan b).
d. Ngga tahu ama sekali.

2. Kamu ngebawa seorang anak kecil perempuan berumur 3 taon ke pesta ulang tahun teman. Bagaimanapun, dia menangis karena anak-anak laen menolak bermain dengannya. Kamu akan
a. Cuek -- Biar dia menyelesaikan problemnya sendiri.
b. Bicara dengan lainnya dan membantunya supaya yang lain mau menerimanya.
c. Meminta dengan halus supaya ia tidak menangis.
d. Meninggalkan tempat itu supaya dia ngga sedih lagi.


3. Andai Kamu seorang pelajar yang menuntut kesempurnaan sekali. Setiap ujian kamu pelajari, tetapi hasilnya jelekEvery exam you study very hard. Kamu akana. Membuat suatu skema belajar untuk meningkatkan mutu nilai.
b. Mencoba untuk belajar lebih giat.
c. Mengatakan pada diri sendiri untuk tidak kuatir dan berkonsentrasi lebih pada ujian berikutnya.
d. Tanya pada sang guru. Coba meminta nilai yang lebih tinggi


4. Bayangkan Kamu seorang pedagang (salesman). Lebih dari 10 temanmu menolak produkmu. Kamu sangat frustasi. Kamu akan
a. Mengeluh dan berharap akan lebih baik
b. Melihat ulang kualifikasimu dan berpikir apakah Kamu bisa jadi salesman.
c. Mencoba menemukan perdagangan lain dan tidak pernah menyerah.
d. Memikirkan untuk ganti pekerjaan.

5. Andai Kamu seorang pemimpin dalam suatu grup yg kedudukan personelnya sejajar. Suatu hari ada yg mencemoohmu. Kamu akan
a. Cuek dan menganggapnya hanya main-main.
b. Minta kepada orang itu untuk datang ke suatu ruangan dan mencari tahu apa yg dimaksud sebenernya.
c. Menyatakan pendapatmu bahwa grup ini tidak menerima ucapan macam itu.
d. Menyemangati agar orang itu mengambil kursus dalam hal itu.


6. Mobil baru temanmu tiba-tiba tabrakan dengan mobil seorang pengemudi yang ugal-ugalan. Dia sangat marah. Kamu hanya ingin temanmu supaya ia dapat menenangkan dirinya.a. Memintanya untuk melupakannya dan tidak ada yang perlu dilukai.
b. Bicara padanya hal-hal lain untuk mengalihkan perhatiannya.
c. Membelanya dan menyalahkan pengemudi itu bersama-sama.
d. Mengatakan padanya kalo Kamu pernah mengalami hal yang sama. Kamu juga marah banget dan pergi ke kantor polisi.


7. Kamu bercek-cok dengan temanmu dan situasinya buruk. Kamu berdua terluka. Sekarang Kamu mau
a. Istirahat 20 menit dan kemudian melanjutkan diskusi.
b. Berhenti cek-cok dan diam.
c. Meminta maaf dan minta agar dia juga berbuat sama.
d. Berhenti sebentar, pikir lagi, trus ungkapkan pendirianmu lagi.

8. Kamu adalah seorang president dalam suatu pertemuan. Sejak aset penjualan memburuk, Kamu meminta agar staf dari bagian lain untuk berpikir mengenai suatu rencana kemajuan yg baru. Kamu akan
a. Menyatakan semua hal yg diperlukan dalam diskusi dan waktu yang diperlukan dalam setiap poin.
b. Menggunakan waktu supaya para staf mengetahui 1 sama lainnya.
c. Menanyakan pendapat 1 per 1.
d. Menggunakan metede "pengilhaman" untuk mendorong semangat para staf untuk memberikan pendapat mereka tidak perduli betapa gilanya ide itu.


9. Andai Kamu punya seorang sodara kecil yang sangat pemalu atau sangat sensitif. Ia takut akan orang asing atau tempat asing. Kamu akan
a. Menerima kepribadiannya dan melindunginya supaya dia tidak terluka.
b. Meminta seorang psikolog atau orang tuamu untuk membawanya ke dokter.
c. Membawanya untuk berhubungan secara lebihdengan orang asing dan tempat yang asing. Semoga dia akan terbiasa.
d. Membuat suatu rencana penuh tantangan untuk membantunya mengatasi masalah itu.


10. Akhir-akhir ini, Kamu berkesempatan mempelajari piano yang kamu idamkan untuk mempelajarinya sejak kecil. Kamu akan
a. Berlatih tiap hari sesuai dengan jadwal.
b. Memilih suatu musik yang mana dapat mengembangkan keahlianmu secara bertahap.
c. Berlatih pas lagi ada keinginan.
d. Memilih suatu musik yang susah dipelajari untuk merangsangmu.


Sekarang Cocokkan Jawaban anda dengan hasil di bawah ini :
    1. A=20 B=20 C=20 D=0
    2. A=0 B=20 C=0 D=0
    3. A=20 B=20 C=20 D=0
    4. A=0 B=0 C=20 D=0
    5. A=0 B=0 C=20 D=0
    6. A=0 B=5 C=5 D=20
    7. A=20 B=0 C=0 D=0
    8. A=0 B=20 C=0 D=0
    9. A=0 B=5 C=0 D=20
    10. A=0 B=20 C=0 D=0
   * Menurut pandangan seorang ahli, seseorang yang mendapatkan nilai 200 sangatlah pintar.
    Akan tetapi, kamu hanya bisa lulus tes kalu bisa melebihi nilai 100.
    Semakin tinggi nilai ya semakin ideal.
    Kalau nilai kamu dibawah 75, tolong lebih memperhatikan masalah dunia emosi.
    Kalau mungkin, coba cari pekerja sosial untuk diajak berbicara dan mengerti lebih tentang dirimu..

Pengertian IQ, EQ, SQ dan ESQ

Pengertian IQ, EQ, SQ dan ESQ

IQ, EQ, SQ dan ESQ adalah penggambaran dari potensi manusia sebagai makhluk paling cerdas dan kompleks di muka bumi. Pembagian ini mewakilkan dari banyak potensi kecerdasan manusia yang didefinisikan secara umum.

1. IQ (Intelligence Quotients)
Ialah istilah kecerdasan manusia dalam kemampuan untuk menalar, perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar, memahaman gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya. Anggapan awal bahwa IQ adalah kemampuan bawaan lahir yang mutlak dan tak dapat berubah adalah salah, karena penelitian modern membuktikan bahwa kemampuan IQ dapat meningkat dari proses belajar.
Kecerdasan ini pun tidaklah baku untuk satu hal saja, tetapi untuk banyak hal, contohnya ; seseorang dengan kemampuan mahir dalam bermusik, dan yang lainnya dalam hal olahraga. Jadi kecerdasan ini dari tiap - tiap orang tidaklah sama, tetapi berbeda satu sama lainnya.


2. EQ (Emotional Quotients)

Kecerdasan emosional adalah kemampuan pengendalian diri sendiri,semangat, dan ketekunan, serta kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustrasi, kesanggupan untuk mengendalikan dorongan hati dan emosi, tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stress tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, untuk membaca perasaan terdalam orang lain (empati) dan berdoa, untuk memelihara hubungan dengan sebaik-baiknya, kemampuan untuk menyelesaikan konflik, serta untuk memimpin diri dan lingkungan sekitarnya.

Klik Artikel tentang Cara Meningkatkan EQ...

3. SQ (Spiritual Quotients)
Perlu dipahami bahwa SQ tidak mesti berhubungan dengan agama, Kecerdasan spiritual (SQ) adalah kecerdasan jiwa yang dapat membantu seseorang membangun dirinya secara utuh. SQ tidak bergantung pada budaya atau nilai. Tidak mengikuti nilai-nilai yang ada, tetapi menciptakan kemungkinan untuk memiliki nilai-nilai itu sendiri. kecerdasan spiritual adalah kecerdasan yang berasal dari dalam hati, menjadikan kita kreatif ketika kita dihadapkan pada masalah pribadi, dan mencoba melihat makna yang terkandung di dalamnya, serta menyelesaikannya dengan baik agar memperoleh ketenangan dan kedamaian hati. Kecerdasan spiritual membuat individu mampu memaknai setiap kegiatannya sebagai ibadah, demi kepentingan umat manusia dan Tuhan yang sangat dicintainya.

4. ESQ (Emotional and Spiritual Quotient)
ESQ merupakan sebuah singkatan dari Emotional Spiritual Quotient yang merupakan gabungan EQ dan SQ, yaitu Penggabungan antara pengendalian kecerdasan emosi dan spiritual. Manfaat yang bisa di dapat adalah tercapai nya keseimabangan antara hubungan Horizontal (manusia dengan manusia) dan Vertikal (manusia dan Tuhan). ESQ juga dapat membuat kita lebih percaya diri dalam melakukan tindakan...

Cara meningkatkan EQ

Cara meningkatkan EQ


1. Kemampuan seseorang
a. Mengetahui bagaimana memaafkan orang lain.
b. Berpikir lebih dalam sudut pandang yang berlainan.
c. Menerima pendapat orang lain.
d. Menyadari perasaan orang lain.
e. Bersahabat dengan org secara tulus.
f. Hargai dan pikirkan orang lain secara lebih.
g. Bukalah dirimu.
h. Jadilah sopan.

2. Kemampuan mengendalikan perasaan
a. Carilah teman yang baik ketika loe sedang tidak "happy".
b. Dengar musik ato lagu favoritmu.
c. Lemparlah bantal atau nangislah untuk mengungkapkan dirimu.
d. Teriaklah kencang-kencang tentang keluhanmu ketika tidak ada orang.

3. Waspada diri
a. Tanyalah temanmu akan sisi baik dan sisi burukmu.
b. Koreksi diri secara terus menerus supaya tahu apakah ada kemajuan.

4. Ketegasan
a. Berpikirlah lebih dalam sudut pandang yang berbeda.
b. Menyadari perasaan orang lain.
c. Menerima perbedaan pendapat dan metode/cara.

5. Motivasi Diri
a. Lebih banyak membuka dirimu.
b. Jadilah "happy".
c. Punya keyakinan akan masa depan.
d. Percaya pada diri sendiri bahwa loe punya kemampuan memecahkan masalah.
e. Ingatlah selalu tujuan hidup setiap hari.
f. Mintalah dirimu secara terus menerus untuk membayangkan kebahagiaan dari sukses.
g. Berilah dirimu beberapa hadiah sebagai pemicu semangat.

  

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktops